Creating a life we love ~ FaithFamilyFeline

Living with Grief – Hari 6

๐—Ÿ๐—ถ๐˜ƒ๐—ถ๐—ป๐—ด ๐˜„๐—ถ๐˜๐—ต ๐—š๐—ฟ๐—ถ๐—ฒ๐—ณ

๐ธ๐‘‘๐‘–๐‘ ๐‘– ๐‘…๐‘Ž๐‘š๐‘Ž๐‘‘๐‘Ž๐‘›

๐—›๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐Ÿฒ 

Kehilangan itu,

Walau datang dalam bentuk yang paling lembut sekali pun, ia tetap takdir yang menyakitkan.

Walau muncul dalam watak yang paling manis pun, ia tetap menjadi luka.

Air mata boleh berhenti.

Pilu akan berlalu pergi.

Hidup tetap diteruskan.

Namun parut yang tinggal tidak akan segera sembuh, selaju jarum saat yang berputar. 

Berdamai dengan takdir tidak semudah kata, selancar ayat-ayat manis memujuk.

Hidup bersama duka adalah proses diam yang sangat panjang. Tiada garis masa yang menentukan ia sudah berakhir.

Mungkin kita pernah tersepit antara hati keras yang melawan dengan jiwa lembut yang penuh kesabaran.

Mungkin pernah buntu antara mahu terus berjuang atau berundur saja. 

Dan mungkin, 

Ramadan ini bukan tentang melupakan tetapi belajar merawat luka dan tumbuh bersama masa.

Hanya DIA yang menyembuhkan luka itu dengan rahmat-Nya, menurut masa-Nya.

#mommycathomey

#strongerwithfaith

#livingwithgrief

#Ramadanedition

#lifeafterloss


Comments

Leave a Reply

Discover more from mommycathomey

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading